Manajer oh Manajer

Selama saya bekerja di perusahaan, belum pernah saya menemukan satupun seorang manajer. Yang saya temukan adalah seorang boneka manajer, orangnya ada tapi kemampuannya entah dimana.

Mungkin pemikiran ini saya dapatkan karena teori tentang seorang manajar yang saya dapatkan ada 3 hal :
1. Lead
2. Human
3. Skill

Lead artinya mengarahkan atau memimpin. Dimana dalam mengarahkan itu ada beberapa aspek yang harus dipunyai oleh seorang manajer diantaranya adalah perencanaan, kecerdasan dalam membaca situasi serta keteraturan dalam prosedur.

Human artinya manusiawi. Dimana seorang manajer harus bisa mengerti, memahami dan membantu sisi manusiawi seorang bawahan

Skill artinya kemampuan. Dimana seorang harus mempunyai skill yang lebih baik dari bawahannya walaupun dalam beberapa hal saja.

Serta 1 teori yang lebih saya percayai :
“Seorang pemimpin harus lebih giat dalam bekerja daripada bawahannya dikarenakan seorang pemimpin mempunyai tanggungjawab dan mendapatkan upah yang lebih daripada bawahannya.”

Namun yang terjadi adalah :
1. Seorang manajer diangkat karena kemampuan dia menjual kebohongannya [ketika wawancara, dia bersikap bombastis]
2. Seorang manajer tidak mempunyai skill yang dibanggakan bahkan kalah jauh oleh bawahannya.
3. Bekerja santai!!

Coba lihat disekeliling anda saat ini. Pasti akan anda dapatkan seorang manajer, General Manajer, Direktur. Kerjanya sedikit gajinya gede. Sungguh tidak adil!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s