Ku Ingin Bidadari

Ingin Hatiku Menangis, ketika membuat kamu terluka. Namun apa dayaku, emosi ini terlalu menguasaiku. Apalagi jika kata-katamu mengandung penentangan secara keras aku tak mampu menguasai ritme nafsuku.

Oleh karena itu jika aku sedang marah, berusalah jangan mengeluarkan ucapan-ucapan yang akan menyulut bara kemarahan. Lebih baik diamlah, agar tidak semakin mengobarkan api emosi yang sedang meletup di dadaku.

Aku tidak egois, di hatiku pun ada sedikit penyesalan. Kenapa aku tidak mampu menjinakkannya hingga tidak membuat pertengkaran. Kucoba dan kucoba, namun tak mampu aku… maafkan yah.

Malam ini aku menjadi Iblis, tapi kujamin tak kan selamanya. Mudah-mudahan besok ku kan menjadi manusia lagi.

“Yang, maafkan aku yah”, ucapku

“Maafkan aku juga.”, ucapmu

“Biar tidak ada sakit hati, nanti jika Iblis datang dalam wujudku, maka aku mohon agar kamu tidak mengeluarkan kata-kata yang membuat Iblis itu bertahan pada diriku”, lanjutku

“Baiklah, aku akan menjadi malaikat, jika kamu dalam keadaan begitu”, sambil tersenyum engkau menatapku.

“Kamu wanita tercantik dan terbaik yang pernah aku temui sayang”, rayuku.

“Moga itu bukan hanya khayalan yah sayang. Aku ingin menjadi bidadarimu untuk menghiburmu. Ingin aku menjadi air jika kamu dalam kehausan. Ingin aku menjadi api jika kamu dalam kedinginan”, kamu menjawab dengan pipi merona kemerahan.

“Ah, kamu semakin menusuk hatiku. Aku yang memberikan luka, namun kamu selalu memberikan obat padaku. Apakah Tuhan mensegerakan aku untuk bertemu bidadari di dunia ini.”, pandangku tak lepas dari matamu yang jeli.

Namun kamu hanya tersipu ketika kuucapkan kata-kata itu, sambil menghilang dari depanku.

Aku termangu, menatap kepergianmu. Apakah barusan aku bermimpi atau aku sedang berkhayal, tak tahu mana yang pasti. Namun yang kutahu, saat ini aku membutuhkanmu, jadi tolonglah kembali bidadariku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s