Kali Bersih Adalah Impian

Kemaren lewat Pasar Baru selagi perjalanan menuju Mangga Dua mo beli radio. Sambil jalan tak sengaja pandangan jatuh ke kali karena emang kali tersebut di pinggir jalan. Karena kalo di tengah jalan bukan kali namanya hehe.

Saat itu aku ngerasa ada yang aneh, tapi gak tahu apanya yang aneh. Saat itu aku ngga terlalu mikirin apanya yang aneh karena mesti konsentrasi sama jalan.

Hingga lampu merah di Jalan Gunung Sahari menyala merah, otomatis kita berhenti dong. Tak sengaja mata melirik ke kali lagi. Lama aku pandangi kali tersebut, karena untuk kedua kalinya aku merasa ada yang aneh. Tapi apa yah…

Setelah lama berpikir, ternyata baru aku sadari bahwa kali tersebut bersih dari …. Sampah!!! Wow…. Apakah mata ini udah lamur, ato gimana nih. Kucek-kucek mata dengan pandangan tak percaya. Masa sih, ini terjadi. Kok bisa kali ini bersih? Ajaib.

Lampu ijo nyala, motor tancep gas menuju Mangga Dua. Tiba di mangga dua putar-puter cari barang yang dimau. Setelah berkutat ampir dua jam akhirnya balik, bete, ga ada cewek yang pake tanktop hahaha

Keluar dari parkiran masuk ke jalan Mangga Dua langsung dihadang oleh kemacetan. Terpaksa motor minggir-minggir menyusuri kiri jalan. Nah karena kelakuan inilah yang mendatangkan keheranan baru. Apa sih yang bikin heran, perasaan dari tadi itu-itu mulu yang diomongin… hiks hiks sabar, namanya juga cerita lebay

Dipinggir jalan Mangga Dua juga kan ada kalinya. Dan ketika aku lihat ternyata bersih dari sampah juga. Wew… apakah pemerintah udah sadar hingga mau membersihkan kali yang banyak sampah dari Pasar Baru hingga Mangga Dua? Atau apakah sampah tidak ada karena terbawa air deras akibat hujan yang datang tiap hari selama bulan ini??

Misal jika kali tersebut dibersihkan oleh pemerintah, kenapa di hati ini gak bisa percaya yah. Apakah karena saking bosennya melihat sampah nongkrong di kali. Berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Tau lah, yang pasti jika emang tuh kali pemerintah yang bersihin, maafin aku yang tidak percaya, hingga saat ini.

Tapi kalo emang bener, pemerintah yang bersihin, sekalian yah sama Bendungan Jago. Disana sampahnya bikin idung kembang kempis. Dikit-dikit ajah pak, nanti jika udah beres dari situh, beranjak ke Ciliwung yah. Ini suara rakyat Pak, katanya suara rakyat adalah suara Tuhan.

Karena ternyata, ngeliat sungai yang walaupun airnya berwarna item namun bersih dari sampah itu nikmat. Ada rasa suka di hati, ternyata pemerintah sudah berubah. Haha moga bukan mimpi yah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s