Rossa dan Iklan Rambutnya

Setiap orang yang ingin menjadi lebih baik biasanya akan selalu mendapat tantangan yang berat. Hal ini sepertinya sudah menjadi hukum alam dari zaman ke zaman. Tantangan itu bisa dari keluarga, lingkungan dan yang paling berat adalah yang datang dari dirinya sendiri. Oleh karena itu, orang yang ingin menjadi lebih baik jika tidak didukung oleh orang-orang terdekat dan semangat yang menggebu di dada biasanya akan berada di suatu tempat. Tempat itu bernama kegagalan.

Kita teringat pada satu kisah pendosa yang ingin bertobat setelah membunuh 99 orang. Ia mendatangi seorang yang dianggap alim dan bisa menuntunnya untuk mencari jalan taubat. Namun lacur, si alim ini malah menghalanginya dari pertaubatan dengan mengatakan bahwa dosanya tidak mungkin dimaafkan oleh Tuhan karena begitu beratnya dosa yang ia lakukan. Kesal dengan keadaan itu, ia bunuh si alim ini, maka genaplah 100 orang yang ia bunuh.

Namun selepas itu, ia masih tetap mencari jalan untuk bertaubat dengan berusaha mencari seorang alim lainnya hingga ketika di tengah jalan umurnya tidak sampai, ia meninggal. Diceritakan bahwa orang itu diterima pertaubatannya oleh Tuhan secara dramatis. Dimana secara hitungan alam, jarak dari tempat terakhir ia membunuh ke tempat si alim yang ia cari lebih dekat ke tempat ia membunuh, teori mengatakan seharusnya si pembunuh ini termasuk ke dalam orang-orang yang merugi. Namun Tuhan menunjukkan sifat maha kasih sayangnya, Ia memanipulasi hitungan antara dua malaikat yang berseteru karena masing-masing malaikat merasa berhak untuk membawa ruh si mayat. Seharusnya malaikat keburukanlah yang berhak membawa ruh si pendosa ini, namun Tuhan merubah jarak itu menjadi lebih dekat ke tempat si alim yang dituju. Sehingga si malaikat kebaikanlah yang akhirnya dapat membawa ruh si pendosa.

Dalam kisah ini ada tantangan; lingkungan, yang diwakili oleh sosok alim yang mempunyai pemahaman agama kurang mendalam. Namun karena tekad yang kuat dalam dirinya tantangan itu dapat ditaklukan, ia tetap berusaha.

Rossa?
Iklan produk rambut adalah tantangannya untuk berjilbab saat ini. Dimana biasanya seseorang dibayar untuk membintangi sebuah iklan itu durasinya minimal dalam jangka waktu setahun, waktu yang sangat lama. Jadi Rossa akan tidak memakai jilbab dalam waktu setahun. Beres iklan produk rambut, apalagi tantangan selanjutnya?
Ah cuma ini saja kok, nanti saya akan menolak produk lainnya dan memakai jilbabnya. Yakiiin? Rossa adalah artis terkenal, banyak yang mengatakan seorang diva dan sangat valuable untuk sebuah produk loh.

Tantangan-tantangan lainnya pasti akan selalu datang menggoda dan merintangi entah itu jadi bintang iklan atau hal-hal yang mengharuskan dia tidak memakai jilbab. Itu juga kalau masih ada umur, kalau tidak, bagaimana?
Ayo Rossa dijilbab itu jangan ditunda-tunda lagi dong ah.

Saya di sini bisa dan mau menulis nasehat ini karena saya lelaki dimana lelaki tidak harus berjilbab. Kalau saya wanita, tidak berjilbab pula, pastinya saya tidak mau menulis tulisan ini, malu. Apalagi kalau saya sebagai lelaki namun memakai jilbab, lebih malu lagi pastinya …. ngga cucoook bo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s